Monday, March 27, 2017

KEBODOHAN YANG MENGUNTUNGKAN

Saya melihat orang-orang sejahtera padahal hidupnya hanya bersenang-senang. Setiap hari menjalani hidup dengan kegembiraan dan kebahagiaan.

Seperti Raditya Dika, bersenang-senang saja, begitu saja kesehariannya, bersenang-senang, membuka lap-top, menulis, jalan-jalan, membuat video bersama keluarganya, dirinya, teman-temannya, saat shooting film, kemudian videonya dia edit dan upload di youtube, dan mengalirkan uang. Senang sekali hidupnya.

Saya juga ingin seperti dia. Setiap hari hanya bersenang-senang dengan buku bacaan, menulis. Dan menulis juga seenaknya, menuliskan apa saja yang ingin kutuliskan saat itu, tanpa harus terikat dengan jadwal dan rencana mau nulis apa.



Dia bersikap bodoh dalam video-videonya, dan menjadi tontonan asyik.

Dia membuat tutorial memasak mie, sama Si Julian Liberty. Baru mulai masak, mienya tidak ada. Gimana sih, mau membimbing orang lain masak, bahannya tidak ada. Dengan wajah polos tanpa rasa bersalah, Si Radit nyuruh Si Julian beli mie instan ke pangkalan ojek.

Mulai masak Si Radit ngajarin, "Jadi sebelum dimasak mienya dibuka dulu, iya kan?"

"Iya Bang."


Si Radit bilang mienya harus ditaruh di mangkok bersama bumbu, tapi kata Si Julian, bukan gitu, tapi mienya direbus dulu, trus dibubuhkan ke bumbu.

"Itu kan di Bekasi!" Si Radit membantah, "Kalau di Jakarta beda."

Julian mengalah.

Tapi kemudian Si Radit merasa lebih baik mienya direbus dulu, "Mendingan mienya direbus dulu deh, trus kita simpan ke bumbu. Ya, gitu aja ya."

"Iya Bang." kata Si Julian. Nelen ludah. Air mukanya memperlihatkan eskpresi jengkel. Kalau bisa mungkin dia mau teriak gini, TADI JUGA GUE BILANG GITU, LO GAK MAU NERIMA. PAKE DISKRIMINASI TEMPAT SEGALA LAGI! DI BEKASI, DI JAKARTA, MASAK MIE YA KAYAK GITU CARANYA!!!

Jadi kesalahan tuh diterima saja sebagai bagian dari hiburan. Tidak diedit, tidak dbuang. 

Saya jadi meneliti cara mikir saya selama ini. Saya ini kalau mikir susah dan berat. Kalau ada kesalahan, saya memandangnya sebagai gangguan. Akibatnya jadi marah. Sudah salah, tambah lagi marah. Jadi makin susah, makin jauh dari bahagia.

Karena cara mikir saya rumit, hidup saya pun jadi rumit. Karena rumit jadi mudah marah. Mudah marah jadi mudah datang penyakit.

Kalau sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi terima saja sebagai bagian dari cerita hidup kita yang menarik.

Kalau seuatu yang tidak diharapkan terjadi terima saja sebagai bagian dari film keseharian kita yang unik.

Tidak usah diambil pusing, biarkan segala sesuatunya terjadi, dan terimalah.

Belajar dari Si Radit,  HAL TERPENTING DALAM HIDUP INI MENJAGA KEBAHAGIAAN

Dan caranya adalah tetap tenang, dan supaya tenang, jika ada masalah, bersikap ringan saja.

Tidak perlu takut, tidak perlu cemas, apa pun yang terjadi itu menyenangkan.

Tetap bersyukur kepada Allah.

Jangan takut ketahuan bodoh.

Gak apa-apa kelihatan bodoh. 

Kalau kebodohan kita ketahuan orang, santai saja, senyum saja, dan tetaplah nyaman bersama mereka. Tidak apa-apa. Air menjad tempat yang nyaman buat ikan-ikan karea air bisa diterobos oleh ikan. Udara menjadi terasa nyaman buat kita jadi udara bisa kita terobos. 

Udara tidak tegar, air tidak keras, mereka bisa ditembus, diterobos, maka membuat apa yang tinggal di sana menjadi nyaman. Nah begitulah ketika kita bersikap bodoh, intelektualitas kita bisa ditembus orang lain, bisa dikritik orang lain, bisa diperbaiki orang lain, bisa dipengaruhi orang lain, maka saat itulah orang lain akan lebih nyaman dekat kita.

TIDAK USAH MALU KETAHUAN PLIN-PLAN

Di sana Raditya Dika mendapatkan saran dari Julian supaya masak Mie dengan merebus mienya dulu baru nanti dimasukkan ke dalam bumu. Tapi Radit tidak mau menerima saran itu dengan alasan itu cara Bekasi, sedangkan ini Jakarta. Radit tetap mau dengan cara mie dimasukkan ke mangkok dulu dan dicampurkan dengan bumbu. Tapi kemudian Si Radit bilang, "Kayaknya mendingan merebus mienya dulu deh, iya mendingan merebus mienya dulu."

Terkadang kita tidak mau mengubah pendapat karena tidak mau kelihatan plin-plan, karena plin-plan itu menunjukkan kebodohan. Tapi dalam video ini Radit tidak segan-segan menunjukkannya. Dan tidak merasa malu, malah menjadikan ini sebagai bagian dari hiburan cerita.

Tidak usah malu kelihatan plin-plan, tetap nyaman dan bahagia ketika kita harus mengubah pendapat dan pendirian.

No comments:

Post a Comment

Mau Betulin Hape