Sebetulnya tidak ingin menjadi apa pun, selain hanya ingin menjadi hamba Allah yang berserah diri secara penuh kepadanya, yang pada saat ibadah, khusyuk sepenuhnya tidak ingat apa pun selain menginga Allah, kekuasaan-Nya, keagungan-Nya,
Karena setelah kubaca Al-Qur'an, begitulah intisarinya.
Allah Maha Tahu, tapi mencoba tahu, semua ayat fokus kepada satu hal, tiada yang pantas diagungkan, diingat, dipuji disembah, dan dikagumi selain Allah.
Tatkala mengisahkan Nabi Dawud yang perkasa sanggup melunakkan besi, di sana Allah sampaikan bukanlah Nabi Dawud itu yang perkasa melunakkan besi, melainkan karena Allah telah melunakkan besi untuk Nabi Dawud.
Tatkala Allah menyebutkan Nabi Sulaiman mempunyai kerajaan besar, bukan karena Nabi Sulaiman itu sendiri yang sanggup membangun kerajaan besar, tapi karena Allah telah mengkaruniakan kepadanya kerajaan besar, bukan hanya menguasi wilayah manusia, bahkan hingga wilayah binatang, daratan lautan bahkan jin.
Ketika Allah ceritakan kehebatan Nabi Musa membelah lautan, bukanlah Nabi Musa yang hebat bisa membelah lautan, tapi karena Allah telah membuat tongkatnya ajaib bisa membelah lautan.
Setelah membaca ayat-ayat Al-Qur'an itu maka hal terindah bukanlah menjadi apa pun selain menjadi hamba yang selalu khusyuk beribadah kepada-Nya....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Tidak sengaja menemukan mancing gaya baru di youtube. Dengan botol plastik bekas minuman. Pulang kampung sore, tidak sabar ingin segera pa...
-
Ketika orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik dalam tulisan, saya berlomba menjadi yang terburuk. Ketika orang berlomba berusaha memperli...
-
Kita tidak bisa menyebut sebuah nama ketika pikiran lupa Ilmu datang ke dalam pikiran kita oleh Allah, dan Dia bisa menghilangkannya kapan...
No comments:
Post a Comment