Thursday, August 11, 2016

IBADAH SAJA

Visi, emosi, visi, emosi
Itu doang yang harus menuntun lo
Gak usah mikir

Gunanya sekolah itu apa? Apakah supaya manusia menjadi logis?

Gunanya sekolah, supaya manusia jadi bodoh.

Sekolah adalah sistem yang diciptakan oleh orang-orang yang ingin mengontrol manusia

Kalau ngikutin insting, misalnya lo kesenggol orang, trus lo bunuh orang itu, apakah itu insting?

Bukan, itu pikiran. Karena lo mikir, lalu menyangka yang bukan-bukan pada orang itu

Beda dengan jika lo happy, lo senang-senang saja, keinjak orang tak bakalan kamu menjadi marah, karena kamu senang-senang.

Hidup dengan cara semacam itu lebih menyenangkan dan mendekatkan pada keberuntungan.

=====

Begitu kata seorang yang mengaku dirinya motivator


Saya sendiri?

Bagi saya, hidup hanyalah memikirkan ibadah. Hidup ideal hanyalah memikirkan ibadah. Bagaimana terus dan terus memperbaiki diri beribadah kepada Allah.

Ingatan, harusnya hanya kepada Allah saja.

Tidak perlu mengingat urusan lain. Dengan hanya mengingat Allah sudah cukup, urusan lain akan beres.

Saya punya ide seekstrim itu.

Dengan mengkhususkan diri hanya menjadi seorang yang mengingat Allah, hanya buat ibadah, kadang kita ketakutan urusan lain takkan terselesaikan. Padahal hidup begitu banyak masalah yang harus diselesaikan.

Tidak

Alam semesta ini telah Allah atur buat keberuntungan orang-orang yang beribadah kepada-Nya.

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya menyembah-Ku. Aku tidak menginginkan rejeki dari mereka dan tidak pula supaya mereka memberiku makan."

Ayat itu seakan menegaskan, yang harus menjadi urusan manusia hanyalah ibadah.

Bukan memusingkan masalah rejeki dan makan.

Allah tidak menuntut itu, bahkan Dia telah menjamin rezeki manusia.


No comments:

Post a Comment

Mau Betulin Hape