Friday, January 15, 2016

TINGGALKAN TULISAN INI, SEGERA!!

Tidak mengandung pengetahuan yang memicu cerdas pikiran, tidak mengandung hikmah yang bisa membuat Anda menjadi bijak, tidak mengandung solusi yang bisa membuat hidup Anda lebih mudah, sepi mutiara-mutiara kata, sepi kekayaan bahasa, sepi ungkapan indah, sepi kisah menggugah, pepatah petitih, peribahasa, begitulah tulisan saya sekarang, yang kini sedang Anda baca.

Jangankan isi, bahkan bahasanya sangat membosankan. Seperti Komplek Sarinah Jakarta Pusat kemarin, paragraf pertama saja menerima banyak sekarangan. Beberapa kali di sana meledak kata "yang", terus berulang-ulang. Lihat dan perhatikanlah dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, maka akan segera Anda sadari tulisan saya ini sangat tidak memberikan teladan. Padahal bagi seorang penulis pemula seperti saya, sudah seharusnya berusaha sebisa otak dan tangan menghindarkan serangan kata dan berupaya menyajikan susunan kata berbeda demi membangun variasi, kreativitas dan bahasa beraneka.

Karenanya setelah memerhatikan dan menimbang, maka dengan ini memutuskan, bahwa menurut saya, lebih baik tulisan ini segera Anda tinggalkan, untuk mencari bacaan lain lebih bagus, lebih kaya, lebih berharga, lebih berguna, dan lebih berguna bagi nusa dan bangsa. Sungguh saya tidak ingin tulisan ini membuat Anda mendapatkan beban, merasakan keberatan, karena harus menguras pikiran, harus mengunyah kata demi kata, mencerna kalimat demi kalimat, tapi setelah paragraf terakhir sama sekali tidak mendapatkan hal berguna.

Sekali lagi, segera tinggalkan, berhenti sampai kalimat ini, jangan bandel, jangan suka melanggar, jangan suka melawan, sekali lagi, segera berhentilah! Jangan teruskan! Sekali lagi, sekali lagi, harus berapa kali saya teriak sekali lagi. Sekali lagi, berhentilah! Jangan memaksa terus membaca, karena saya hanya ingin Anda mendapatkan kebaikan. Tapi ah, mungkin karena Anda memang suka membantah, sampai baris ini, Anda masih saja terus membaca. Tolong, hentikan sekarang juga!

Apalagi jika Anda membaca tulisan saya dengan tujuan supaya saya nanti balas membaca tulisan Anda, sunguh jika itu tujuannya, saya hanya bisa membungkukan badan mengucapkan terima kasih atas segala perhatian, mohon maaf atas segala kekurangan, dikarenakan untuk melakukan itu saya mempunyai banyak keterbatasan. Sungguh ini bukanlah disebabkan saya memandang rendah tulisan Anda, karena seperti sering saya sampaikan di berbagai waktu dan kesempatan, bahwa semua tulisan itu menarik dan mempunyai kelebihan. Sekali lagi saya sampaikan, ini semua terjadi karena saya mempunyai banyak keterbatasan, yaitu keterbatasan waktu dan semangat.

Sekali dua kali saya mungkin membaca tulisan orang lain, terutama tulisan menarik yang mencubit rasa penasaran, misal yang judulnya genit mengerlingkan mata seperti wanita penghibur di bar, maka oleh tulisan semacam itu biasanya saya tergoda, kemudian mendekat, membaca sejak atas sampai bawah, kemudian setelahnya mendapatkan perasaan senang karena mendapatkan sesuatu yang beda dan berharga. Akan tetapi jika harus membaca semua tulisan, waduh, ampun seribu ampun, karena boleh dikata membaca tulisan menarik tadi pun tidak sengaja, melainkan sekedar hiburan di sela kesibukan kerja, pengusir kejenuhan, sekedar ingin jalan-jalan, siapa tahu menemukan tulisan beraroma asam manis seperti nanas Afrika.

Bukan sebab tidak bagus, jika tulisan Anda tidak saya baca. Telah saya sampaikan pada berbagai tempat, waktu dan kesempatan, tiada satu pun tulisan buruk, tidak bagus, tidak menarik, saya yakin semua tulisan menarik, hanya saja ada yang daya tariknya langsung kelihatan, dan ada yang daya tariknya memerlukan pembongkaran. Yang membuat saya tidak membaca tulisan Anda hanyalah karena saya mempunyai banyak keterbatasan, antara lain karena keterbatasan waktu dan semangat, tidak seperti Anda yang mempunyai banyak waktu luang membaca, dan semangat memberikan komentar, sudut pandang, dan bercakap akrab, untuk mencapai kehebatan seperti Anda, sepertinya saya harus berlatih dan belajar.

No comments:

Post a Comment

Mau Betulin Hape