Wednesday, February 24, 2016

Mau Pinjam Buku Malah Festival Kuliner

Bersepeda, meluncur lewat belakang ITC. Menerobos masuk wilayah Pemkot Depok lewat samping. Permisi kepada satpam. Ditanya, "Mau ke mana Pak?"

"Perpustakaan" jawab saya.

Meluncur lagi santai, menyisir tepian lapang. Ada yang berbeda hari ini. Lapang diramaikan datditdut dangdut. Musik berisik kendang berdendang, lagu melantun. Ada panggung. Ada barisan pedagang. Terbaca...

Di tepian meja. Wah, pasti ini boleh ngambil gratis. Ini kam pemkot. Pemerintah. Banyak duitnya. Orang bebas ngambil sekenyangnya tanpa bayar.

FESTIVAL KULINER



Langsung deh saya ngambil lontong, goreng ayam, bakwan, tahu isi. Dimakan satu persatu. "Bu, ini menghabiskan biaya banyak ya untuk mengadakan festival ini?" tanya saya pada seorang ibu berbatik.

 "Oh iya. Lumayan."

"Dan luar biasa ya, biaya sekian banyak dihabiskan untuk bagi-bagi makanan." 

"Eh ini dijual Bang!"

"Apa?" saya kaget. Ayam yang yang nyaris tinggal tulang saya banting ke meja. Lontong tinggal bungkus saya kembalikan ke baki hidangan. "Oh maaf Bu! Saya kira gratis."

Pembaca. Kejadian itu tidak terjadi pada saya. Sememalukan-memalukannya kelakuan saya, tidak sememalukan itu. Cukuplah kejadina makan makanan orang lain terjadi di kantor.

Saya, tak berani mendekat apalagi makan. Cuma bisa foto-foto.



Apalagi, sekarang sedang diet dari makan makanan olahan. Sekarang, saya sedang mengkhususkan diri hanya memakan buah. Kalau tak percaya, lihat di kulkas kantor. Di sana ada pepaya dan pisang. Itu menu makan harian saya sekarang. Jangan kalah sama monyet. Jalani hari dengan ceria bersama pisang.


Tuesday, February 23, 2016

Tinggal Melangkah, Tinggal Lakukan

Melakukan kebaikan itu mudah, hanya tinggal melakukan
Hanya tinggal melangkah
Tahajjud, haya tinggal melankah ke kamar mandi, bersuci kemudian shalat

Makan sehat itu mudah, hanya tinggal melangkah
Melangkah ke pasar, belanja buah-buahan, jeruk, pepaya, pisang, sambil menikmati keramaian pasar
Bawa ke kantor dan
Makan

Sedekah itu sangat mudah
Tinggal memberikan uang, mikirin apa sih sampai sedekah saja sangat susah
Tinggal memberi, memberi dan memberi

Jangan banyak mikir
Allah itu jika menciptakan sesuatu tinggal "Kun"
Jadilah
Maka terjadi
Dengan cepat, saat itu juga

Jangan banyak mikir
Jangan banyak niat
Sekali saja niat
Setelah itu
Eksen
Lakukan, lakukan, lakukan!!!

Menulis juga begitu
Sudah jangan terlalu banyak yang dipikirkan
Setelah kamu yakin apa yang akan kamu tulis itu sebuah kebaikan
Lakukan saja,
Tinggal lakukan
Tidak perlun berpikir banyak
Langsung tuliskan, tak perlu dirumitkan dulu berbagi teori
Tak perlu dirumitkan berbagai pikiran, aduh takut keliru, aduh takut gak seru, aduh takut gak ada orang lain yang baca. Tulis mah tulis saja, lakukan, dan jangan banyak pikiran
Dan nulis itu pake tangan
Jadi menulislah dengan tangan...

Dan tidak usah mencemaskan apapun
Keberuntungan sudah dijanjikan buat orang yang berbuat kebaikan

Apa Yang Menarik dari Buku-Buku Pak Isa?

Apa yang menarik dari tulisan Pak Isa adalah, jika memberikan ilustrasi, dia mencontohkannya dari berbagai hal. Dalam membahas cerita, dia banyak memberikan contoh dari cerita film. Misalnya bagaimana cara memberikan kejutan akhir, atau twist ending, dalam buku 101 Dosa Penulis Pemula.

Pak Isa menyebutkan film 24 punya ending bagus nyaris dalam setiap episode.

Film 24?

Ini mengundang penasaran, seperti apa sih film 24 itu.

Saya pun mencarinya ke google, menelusuri postingan-postingan orang yang menceritakan film 24. Tapi belum menemukan. Mungkin besok lusa menemukan.

Menyebutkan juga film " The Sixth Sense". Pertama kali dirilis, semua penonton kaget dengan twist endingnya. Belum pernah ada yang membuat twist ending itu sebelumnya. Dengan kata lain, memberi kejutan akhir jangan sampai dengan trik kejutan yang sudah orang lain pakai sebelumnya. Karena membuat kejutan akhir demikian bukan lagi kejutan. Orang takkan lagi terkejut karena sudah bisa menebak.

Buku 101 Dosa Penulis Pemula ini juga diperkaya oleh contoh-contoh dari para penulis di KBM.

Buku lainnya, No Excuse apalagi. Buku ini bahkan punya contoh yang lebih kaya. Dari sedikit pemikiran, No Excuse, tentang rahasia sukses dengan membuang berbagai banyak alasan, dikembangkan dengan banyak sekali contoh dan cerita-cerita dari berbagai orang sukses di berbagai bidang.

Dari dunia talkshow memperkenalkan Oprah. Dari dunia wirausaha, dari dunia akting, dari dunia musik, dari dunia menulis, dari berbagai bidang. Yang paling saya ingat itu Silvester Stalone, pemeran Rocky dan Rambo, itu ceritanya gokil banget. Dia menulis naskah film, dia ajukan ke rumah produksi lalu dia mengajukan diri untuk menjadi bintang utamanya. Tentu saja rumah produksi keberatan filmnya dibintangi orang yang tidak terkenal. Tapi Stalone tetap bersikeras, dia mencari rumah produksi lainnya, hingga ada yang menarima, dibuatlah film dengan bintang utamanya dia, dan sukses.

Rocky.

Berturut-turut setelah itu, film Rambo pun sukses dan mendunia.

Bagaimana dengan buku Humortivasi?

Sama juga, meski terkesan membahas perkara ringan, humor, tapi Pak Isa menulis tentang ini dari berbagai sudut pandang. Di antara cerita-cerita lucu yang dia tuliskan, dibagikannya pula kejadian-kejadian lucu dalam sejarah. Juga beberapa kejadian lucu dalam hukum. Bukan lucu sih, tapi mengerikan. Masa ada orang, hanya karena perkara sepele, trus dia dipenjara.

Monday, February 22, 2016

Judul Tepat Postingan Untuk Blog Buku

Jika Anda termasuk orang yang bingung seperti saya, apakah yang harus diposting di blog yang bertemakan buku, maka inilah judul-judul yang bisa Anda bahas.

Saya mencarinya melalui Google Keyword Planers, atau Google Adword, dan mendapatkannya.

Ini adalah fasilitas di google untuk mengetahui kata kunci apa yang terbanyak dicari dari sebuah tema.

Fasilitas ini sangat memudahkan sehingga kita tidak perlu repot memikirkan tema apa yang tepat untuk ditulis dalam blog yang akan kita garap. Ini juga membantu supaya kita fokus kepada sebuah bahasan.

Baiklah, ini judul-judul yang tepat untuk postingan blog buku:

Buku Online
Beli Buku Online
Jual Buku Online
Download Buku Gratis
Buku Gratis
Novel Terbaru
Beli Buku
Beli Online Gratis
Download Buku
Jual Buku Online
Cari Buku
Belanja Buku
Beli Buku Online Murah
Buku Islam
Buku-Buku Terbaru Gramedia

Dari judul-judul itu bisa dikembangkan untuk membuat postingan-postingan tersendiri, maka postingan-postingan blog Anda akan menjadi postingan yang dicari orang.

Jual Buku Terbaru

Jika Anda membutuhkan buku terbaru, hubungi saja saya. Saya hanya bisa membantu Anda mendapatkan buku terbaru yang Anda butuhkan. Misalnya berbagai novel tere liye dan Asma Nadia. Anda bisa mendapatkannya dengan melakukan pemesanan kepada saya.

Saya tinggal di kota yang menurut saya, sorganya para pencinta buku. Tere Liye malah menjadikan kota Depok ini sebagai latar novelnya Daun Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, untuk menceritakan sebuah kisah cinta yang diawali dari sebuat toko buku.

Di sini juga saya dekat dengan banyak bazar buku murah. Banyak sekali buku bagus dan murah terbitan gramedia. Iya gramedia kan secara nama sudah terkenal, dan pastinya penerbit ini berusaha memberikan buku bagus kepada pembaca. Mereka juga kan bisnis, mana mau mencetak dan menerbikan buku jika mereka pikir buku itu tidak akan laku. Mana mau mereka menerbitkan buku yang mereka pikir buku itu takkan menguntungkan. Pastinya mereka juga punya pertimbangan dong, dan karenanya mereka hanya mau menerbitkan buku bagus.

Itulah makanya, tentunya buku yang telah keluar itu, meski harga obral, pastilah buku hasil seleksi di penerbitan bahwa buku itu memang bagus. Banyak sekali buku-bukunya, dari berbagai jenis. Psikologi, novel anak, novel remaja, dewasa, wirausaha, pendidikan anak, tentang orang tua, tentang sekolah. Wah banyak sekali.

Jika Anda mau, Anda bisa cek facebook saya, di sana banyak saya sediakan gambar buku yang saya jual murah.

Eh kok malah membicarakan buku murah, padahal judulnya, saya ingin membicarakan buku terbaru. Ya saya juga menjual buku-buku terbaru. Tanyakan saja Anda mau judul buku apa. Insya Allah saya kirimkan setelah Anda transfer.

Percaya deh, ini bukan penipuan. Saya belum siap menjadi penipu. Takut ketahuan nanti repot ke sananya.

Berbagai buku tere liye, pidi baiq, andrea hirata, ada dah di sini. Atau karya siapa lagi ya  penulis penulis terkenal itu, pokoknya banyak deh, silakan.... oh ya buku-buku keislaman juga banyak di saya. Misalnya terjemah Riyadus Shalihin, Terjemah Sirah Nabawi, Terjemah Tafsir Ibnu Katsir, Terjemah Tafsir Fi Dzilalil Quran.

Silakan, bagi yang mau pesan bisa langsung hubungi Watsapp saya 085723962260

Sunday, February 21, 2016

Jual Buku Murah Online

Saya menjual buku-buku murah online
Kebetulan di sini dekat dengan banyak toko buku yang menyajikan buku-buku murah

Dengan kisaran harga mulai dari 15.000 sampai 30.000

Ada buku Harry Potter yang harga aslinya lebih dari seratus ribu, saya hanya menjualnya Rp. 60.000

Ini nomor HP saya jika ingin menghubungi

081310052414

Ini nomor watsapp 085723962260

Atau BBM 2ba5f9bf

==========

Yang tersedia buku anak-anak.

Buku-bukun keislaman. Hadits-hadits.

Sirah Nabawi.

Fiqhussunnah.

Dan sebagainya.

Menggunakan sepeda, begitulah cara saya bepergian menuju berbagai toko buku di kota ini. Selain murah, juga olah raga. Bahkan terkadang jalan kaki.

Memang cukup memalukan.

Tapi, buat apa peduli malu, saya lebih suka peduli kesehatan

Keseharian di kantor duduk diam, tentu saja memerlukan olah raga.

Saya melakukannya dengan berjalan kaki

Atau bersepeda.


=====

Sebenarnya bisa saja jualan buku inin sambil duduk saja.

Diam

Sebab dengan online, saya bisa mengakses ke mana saja. Ke berbagai toko buku, untuk memesan secara online, mempromosikan lewat facebook, kemudian jika ada orang pesan saya pesan lagi ke toko online itu.




Saturday, February 20, 2016

Buku Pangeran Kecil

Buku kecil, seperti buku anak-anak. Tapi mengapa begitu legendaris. Dibaca dari generasi ke generasi, sampai kini, dan masuk jajaran buku sastra.

Bahkan sebuah rumah produksi mengangkatnya ke layar lebar.

Little Princes

"Pangeran Kecil" ditulis sastrawan Perancis, Antoine de Saint Exupery dan menjadi mastepiecenya.

Dihiasi banyak gambar langsung oleh penulisnya, menjadikan novel kecil ini sangat mirip buku anak-anak. 

Ternyata bukan.

Ini karya sastra. Bacaan orang dewasa. Kisah ini penuh perlambang. Untuk memahami berbagai watak dan perilaku manusia, dan rahasia-rahasia sukses membangun hubungan.

Semula tahu buku ini saat main ke rumah teman. Si teman berkata, buku Pangeran Kecil ini kurang dia mengerti apa maksudnya. Anak kecil, terbang dengan burung, menemui raja di plenet mana, terus menemui pemabuk, ada kereta, menimba air, apa ini maksudnya.

Saya ikut membuka. Dan benar, susah paham.

Sampai suatu ketika, saya membaca sebuah buku yang menyebutkan, sebenarnya novel "Pangeran Kecil" ini berisi renungan tentang kehidupan, tentang membangun hubungan. 

Oh, benarkah?

Tiba-tiba saya jadi kangen kepada buku "Pangeran Kecil". Ingin membaca, merenungkan, dan mencoba membuka rahasia di dalamnya. Setelah bertahun-tahun, kembali ke rumah si teman, meminjam buku itu dan mulai membaca. Tekun di rumah. Berulang-ulang. Tanpa bosan. Tiap datang kesempatan, membuka. Dari halaman ke halaman, dari paragraf ke paragraf, dari kalimat ke kalimat.

Pangeran kecil dengan planetnya, adalah perlambang seorang remaja yang mulai membangun dunia. Dunianya sendiri. Di planet itu tumbuh mawar, dan mawar itu perlambang hadirnya seorang pasangan. Mawar itu terkadang sangat manja dan melelahkan. Harus dijaga, harus disiram, harus dilindungi dari terpaan angin dan ulat-ulat.

Nasihat pertama tak terlupakan dari buku itu adalah, "Jangan sekali-kali mendengarkan kata-kata mawar. Mereka penuh perbantahan. Hanyalah nikmati kehadirannya."

Seketika teringat kepada orang terdekat. Istri saya. Jika mendengarkan omongannya, terkadang kesal. Pening pikiran. Namun jangan fokus ke sana. Jangan fokus kepada kata-katanya. Mereka penuh perbantahan. Sering apa yang dikatakannnya bukanlah apa yang sebenarnya dia inginkan. Fokuslah kepada arti kehadirannya. Bahwa betapa berartinya kehadiran dia bagi hidup saya. Bahwa kehadiran dia bagi saya anugerah besar. Kebahagiaan tak ternilai. Bahwa dia ada bersama saya dan menjadi istri saya, orang yang bisa saya pegang dan rangkul dengan halal. Kepada itu seharusnya fokus pikiran, Dengan begitu maka hati ini bertambah sayang.

Jangan pernah berpikir meninggalkan. Seperti pangeran kecil yang meninggalkan si mawar di planetnya karena sangat manja dan merepotkan. Namun setelah jauh, tiba-tiba dia menyesal. Dia rindu kepada si mawar.

"Bunga mawar yang sudah kau jinakkan itu satu-satunya bunga bagimu di dunia ini. Karena itu dia sangat berharga." kata Si Rubah, teman baru dia yang membuat Pangeran Kecil begitu kangen kepada mawar yang dia tinggalkan.

Dari lembar ke lembar, dari paragraf ke paragraf, membaca berulang-ulang, novel ini terus saya renungkan. Mengorek makna di baliknya, dan luar biasa. Novel ini banyak memberi pelajaran bagaimana membangun hubungan. Bagaimana menjalani hidup sebagai orang dewasa. Betapa banyak orang dewasa semata usia. Betapa banyak orang dewasa berperilaku menyebalkan. Bagaimana seharusnya memandang kehidupan. Bagaimana memandang orang di sekitar kita.

"Hanya dengan hati orang bisa memandang dengan baik. Yang inti tidak terlihat oleh mata." nasihat Si Rubah.

Beberapa kali membaca, beberapa kali mengulang, beberapa kali merenungkan. Buku itu memengaruhi materi perbincangan saya dengan teman. Setiap kali menemukan teman yang mengalami masalah dalam hubungan dengan orang terdekatnya, setiap kali itu pula saya mengingatkan dia kepada pangeran kecil dan si mawar. Jangan sampai mengalami seperti pangeran kecil, merasakan penyesalan setelah berjauhan. "Jangan pernah dengarkan kata-kata mawar. Hanyalah nikmati kehadirannya di sisimu."

Lama di rumah, akhirnya buku itu saya pulangkan ke rumah teman, dan sejak itu tak pernah lagi membaca. Kangen, ingin punya bukunya. Tapi tak tahu harus membeli di mana. Sampai suatu ketika saya mendatangi sebuah bazar, tampak sebuah buku tertera di depannya judul. "The Little Princes."

Wah, ini dia.

Mumpung bazar murah. Langsung saya beli. Sebenarnya ingin beli banyak kalau-kalau ada orang lain pesan. Tapi khawatir yang tertarik hanya saya. Nanti beli banyak, buku ini hanya bertumpuk di rak. Ya sudah beli satu saja. 

Mau Betulin Hape