Saturday, March 18, 2017

KREK!!!

Tengah malam, tidak tahu ke mana mesti menitipkan diri buat menginap, seorang pria mencari koran lalu membawanya ke tengah terminal, memasuki kawasan parkir bus, dan mencari salah satu kolong yang dirasanya aman. Kolong bus dengan hangat mesin yang masih tersisa dirasanya cukup buat menyelamatkan badan dari siksaan dingin. Sebelum mata dia pejamkan, dipeluknya ban bus besar itu dan membayangkan seakan itu istri gendut tercintanya di desa.

Dini hari, sekitar jam 02.30, seorang sopir masuk ke dalam bus, menghidupkan mobil. Ini jadwalnya jalan. Harusnya gemuruh mesin itu sedikit menyadarkan si pria dan membangunkannya, tapi tidak. Tenang saja dia tertidur. Bahkan saat gas ditekan, dan gemuruh mesin kian keras, pria di kolong bus tetap mendengkur, malah semakin keras seakan tidak mau tersaingi suara mesin bus, sampai ketika sopir memasukkan gigi, dan kakinya menekan gas buat memundurkan mobi, pria ini tetap diam, dan...

"Krekk kreekkkek!!!" ban belakang melindas.

Beberapa detik berselang, kembali

"Krekkeekkk!!! ban depan melindas, dan tanpa mau peduli apa yang telah terjadi di kolong busnya, sopir itu menjalankan mobil pergi menju lokasi naik para penumpang.

Adzan subuh terdengar. Si pria bangun, merangkak keluar dai kolong bus, hendak ke masjid, dan

"Krrekk!!!" kakinya menginjak botol plastik bekas yang tadi terlindas ban mobil angkutan di samping bus yang kolongnya dia pakai tidur.


No comments:

Post a Comment

Mau Betulin Hape