Mengingat perusahaan tempat saya kerja lebih banyak menerbitkan buku tentang keluarga, sepertinya saya harus banyak menulis tentang keluarga. Tentang rumah tangga, tentang pendidikan anak.
Dengan cara itu maka akan terjadi kesatupaduan antara apa yang saya sukai dengan apa yang saya kerjakan.
Kekacauan pikiran terjadi saat saya menyukai sesuatu yang bukan pekerjaan saya, yang karenanya kerja saya menjadi tidak sepenuhnya.
Langkah-langkahnya...
Saya banyak membaca buku-bukunya kemudian menulis tentangnya sesuai judul yang menginpirasi saya.
Banyak mendengarkan konsultasi keluarga di youtube, pendidikan anak yang disampaikan Ayah Edy, kemudian pengajian-pengajian, dan sebagainya.
Tulisan saya hanya banyak kisah-kisah, kata-kata mutiara, dan ungkapan-ungkapan yang enak dibaca.
Harus saya buka juga grup facebook dengan nama Keluarga Bahagia.
Nah sekarang sudah saya bentuk grup itu, dan ini linkya.... KLIK DI SINI
Untuk fanspagenya, cukup fanpage Kang Dana, di sana link dari blog akan saya bagikan.
Pelajarilah sesuatu dan menjadilah sesuatu itu, dan berbagilah dengan orang lain berdasarkan sesuatu itu. Jadi yang kita bagikan saat berbicara di depan orang lain itu kehidupan saya saja.
Tapi bagaimana saya akan menyampaikan tentang keluarga jika sehari-hari saya sendiri jauh dari keluarga?
Tidak masalah, saya bisa aplikasikan dengan berkeluarga di perusahaan.
"Jangan mengajari anak mencari uang, tapi ajarilah anak dicari oleh uang. Jangan ajari anak mencari uang, ajarilah anak mencari kebahagiaan."
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Tidak sengaja menemukan mancing gaya baru di youtube. Dengan botol plastik bekas minuman. Pulang kampung sore, tidak sabar ingin segera pa...
-
Ketika orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik dalam tulisan, saya berlomba menjadi yang terburuk. Ketika orang berlomba berusaha memperli...
-
Kita tidak bisa menyebut sebuah nama ketika pikiran lupa Ilmu datang ke dalam pikiran kita oleh Allah, dan Dia bisa menghilangkannya kapan...
No comments:
Post a Comment