Saturday, July 30, 2016

BAHAGIA SETIAP SAAT

Saya sedang belajar tentang pentingnya merasakan kesempurnaan dalam setiap apa pun keadaan. Saat saya berada di tempat kerja, inilah tempat paling sempurna buat saya, tempat terbaik buat saya.  Saat saya dekat dengan orang, teman kerja, mereka adalah teman-teman kerja terbaik buat saya. Allah datangkan mereka ke dekat saya sebagai sebuah kebijaksanaan tertinggi Dia, sehingga dengan cara itu saya bisa benar-benar menghormati mereka, menghargai mereka belajar dari mereka, dan yang terpenting merasakan kabahagiaan.

Apa yang sedang kita cari sekarang? Kebahagiaan, keberhasilan, kesuksesan, kesempurnaan. Kebahagiaan seperti apa yang sedang kita cari?

Orang yang tidak punya uang berusaha mendapatkan uang, karena mengira kebahagaiaan itu saat mendapatkan uang. Tapi setelah uang itu dia dapatkan, kebahagiaan yang dia rasakan sebentar, kembali lagi dia rasakan kekurangan lain, dan kembali mencari yangb lain, wanita misalnya. Dia merasa kebahagiaan itu setelah dia mempunyai istri, maka dia berusaha mencari istri, sampai akhirnya istri pun dia dapatkan dan menikah. Apakah kebahagiaannya lama? Tidak, hanya sebentar. Setelah menikah banyak sekali masalah... dan seterusnya, dan seterusnya. 

Jadi kalau setelah keinginan apa pun di dapat kebahagiaan itu pergi lagi dan pergi lagi, lalu kapan bahagianya?

Satu-satunya jalan adalah merasakan kebahagiaan itu sekarang, Merasakan kondisi sekarang begini, di sini, seperti ini sebagai kondisi paling sempurna. Saya bisa bernafas, saya bisa melihat, bisa mendengar, bisa mengetik, bisa menyusun kalimat, ini sebuah kesempurnaan tak ternilai dan Allah memberikannya kepada saya.

Dengan cara itu maka kebahagiaan bukanlah sesuatu yang tidak ada, melaikan sesuatu yang ada. Bukan sesuatu yang sedang dicari, melainkan sesuatu yang tinggal dinikmati. Kita tidak sedang berada dalam ketidaksempurnaan menuju kesempurnaan, tapi sedang berada dalam kesempurnaan menuju kesempurnaan lainnnya, kepada kesempurnaan lainnya, kepada kesempurnaan lainnya.


Terinspirasi Mr. X-Ron

No comments:

Post a Comment

Mau Betulin Hape