Tidak perlu gengsi sekalipun Anda seorang laki-laki, atau seorang suami, untuk membaca buku CATATAN HATI SEORANG ISTRI, terutama bagi Anda yang ingin belajar bagaimana menyusun kisah romantis berdasarkan kisah nyata, buku ini penting dibaca. Dari buku ini, Anda bisa belajar meramu plot, mengolah kata, bagaimana mencubit rasa penasaran pembaca,
Menjadi selektor lomba menulis kisah romantis menuntut saya terus membaca cerita yang dikirimkan, Saya perhatikan, sebagian besar karya ditulis para newbie, penulis pemula seperti saya, yang masih dalam tahap belajar. Tulisan yang benar-benar menukik ke dalam perasaan hanya beberapa, padahal begitu ingin, supaya asyik membacanya, tulisan-tulisan terkirim itu benar-benar karya hasil pengeditan ketat, hasil perenungan mendalam, hasil kerja-keras penulisnya untuk memberikan karya sebaik-baiknya, namun ternyata, tulisan yang benar-benar mengayun-ayun perasaan tidak banyak, padahal saya begitu haus ingin membaca kisah demikian.
Dan dalam kehausan itu, tadi tengah malam, iseng saya mengambil sebuah buku yang jilidnya sudah terkelupas. Saya buka sembarangan, entah langsung ke halaman berapa, dan mulai membaca, kalimatnya langsung "merenggut" nyawa. Nyawa saya "ditarik" paksa ke dalam cerita, meragasukma dengan perasaan tokohnya.
CATATAN CINTA SEORANG MUALAF
"Di manakah hati seorang lelaki saat menyaksikan hancurnya kebahagiaan seorang perempuan? Saat istrinya berlari ke dalam kamar, mencoba mengunci dan melukai diri sendiri... memutuskan urat nadi agar kehidupan berhenti?"
Begitulah bunyi kalimat pembukanya. Penasaran, saya baca terus ke bawah,
"Saya berharap mengenalnya.
Seorang perempuan yang membawa kesedihannya dalam ruang maya. Sebut saja namanya Lisa. Kami bertemu, berbicara... tapi kesempatan untuk mengenal lebih dekat, tidak pernah terealisasi. Bukan karena kesibukan. Anggapan bahwa masih ada hari esok, bahwa kami masih akan bertemu dan berbagi cerita, membuat saya merasa tidak khawatir kehilangannya. Lupa bahwa fana adalah keniscayaan dalam kehidupan. Tak ada yang abadi. Tidak juga dalam persahabatan online yang terjalin."
Terus dan terus membaca dari halaman ke halaman, nah ini dia, kisah yang saya harapkan. Bahasanya tidak membosankan, ceritanya tidak pasaran, unik, beda, bikin penasaran. Romantis, unik, dan menegangkan, menjadikan kisah kisah buku ini tidak murahan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Tidak sengaja menemukan mancing gaya baru di youtube. Dengan botol plastik bekas minuman. Pulang kampung sore, tidak sabar ingin segera pa...
-
Ketika orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik dalam tulisan, saya berlomba menjadi yang terburuk. Ketika orang berlomba berusaha memperli...
-
Kita tidak bisa menyebut sebuah nama ketika pikiran lupa Ilmu datang ke dalam pikiran kita oleh Allah, dan Dia bisa menghilangkannya kapan...
No comments:
Post a Comment